Coretan cerita dari Panti Asuhan Bayi Sehat Muhammadiyah

Pernahkah anda merasa sangat beruntung dan bersyukur karena anda masih diberikan kesempatan untuk menikmati kasih sayang orang tua?
Hari ini saya bisa bilang, “ya!saya pernah” Datang ke sebuah tempat bernama panti asuhan bayi sehat membuat hati saya terenyuh.
Saya melihat ada begitu banyak anak kecil yg hidup tanpa orang tua. Mereka yg seharusnya masih menikmati pelukan hangat orang tua justru hanya bisa menangis dan bermain di dalam sebuah box bayi. Ketika kami datang,kami melihat tatapan sendu mereka. Tatapan yg seolah olah menggoreskan kesepian dan kerinduan akan pelukan kasih sayang keluarga.

Saya menghampiri seorang anak yg menderita kelainan otak,tulang dan pencernaan, wajahnya tampan tapi dia tidak bisa banyak bergerak. Dia hanya bisa duduk dan tertidur di dalam box nya.matanya menatap saya ketika saya memegang tangannya.
Tanpa diduga, tiba tiba tangan anak ini memegang tangan saya dan meletakannya di kepalanya. Saya menangis dalam hati, Ya tuhan sebesar inikah kerinduan mereka akan belaian kasih sayang?sebesar inikah rasa dingin yg mereka rasakan dalam hidupnya sampai mereka meminta kami untuk membelainya. Hancur hati saya. Yg ingin saya lakukan saat itu hanya menggendong dan memeluk anak ini. Yg ingin saya lakukan hanya membiarkan nya tenang dan hangat dalam pelukan saya. Namun sayang,saya tdk bisa melakukan nya. Ada peraturan tersendiri dari pihak panti yg tdk mengijinkan pengunjung utk menggendong anak2. Ah,seandainya saja peraturan itu tidak ada,sudah saya peluk erat anak ini.  Ya TUHAN, tolong lindungi anak anak di panti asuhan bayi sehat. Hanya itu doa yang terus saya panjatkan selama saya melihat mereka.

Setelah membelai kepala anak ini (sorry saya benar benar lupa menanyakan namanya) pandangan saya beralih ke gadis mungil yang cantik bernama Amira. Usianya saya taksir sekitar 4-5 bulan, cantik sekali parasnya. Begitu melihat saya, dia tersenyum. ketika saya dekati dia memeletkan lidahnya berulang kali. Manisnya.

Saya sempat bertanya pada salah seorang pengasuh di sana, dari mana saja anak-anak ini berasal.
katanya mayoritas memang orang tuanya sudah tidak ada. Mereka diserahkan kepada panti asuhan oleh dinas sosial dan juga ada pula bayi bayi yang ditinggalkan di rumah sakit.

Yah, apapun itu,yang saya sadari adalah bahwa ternyata masih sangat banyak anak-anak, sesama kita yang membutuhkan bantuan,uluran tangan kita. Masih sangat banyak hal hal yang harus kita pikirkan selain diri kita sendiri. Sampai jumpa lagi malaikat malaikat kecilku.. Percayalah, Kasih Tuhan akan sangat nyata dalam hidup kalian.🙂

Humas Angels Assistant
-Dian Wulansari-

One thought on “Coretan cerita dari Panti Asuhan Bayi Sehat Muhammadiyah

  1. Ping-balik: Melewati Tahun Bersama Angel’s Assistant « Angel's Assistant

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s