Angels Assistant dan Ceritaku

***

Sebuah info di halaman facebook-ku adalah awal perkenalanku dengan Angels Assistant. Saat itu seorang kenalan bernama Rey menuliskan kalau Angels Assistant mengajak siapa saja yang tergerak hatinya untuk bergabung dengan mereka ataupun untuk sekadar berbagi dengan memberikan sumbangan berupa pakaian layak pakai.

Sempat beberapa hari pesan itu kuabaikan begitu saja, hingga akhirnya suatu saat aku tertarik dan menghubungi kontak person yang dituliskan Rey.

Minggu siang sekitar pukul setengah 12, tepatnya beberapa hari setelah aku menghubungi Dian (kontak person yang diberikan Rey), adalah pertemuan pertamaku dengan anggota-anggota Angels Assistant. Selain Rey dan aku, yang ada di situ saat itu cewek semuanya. Mungkinkah hanya kami berdua cowoknya, sempat terpikir begitu juga di benakku . Namun untunglah para jagoan lainnya segera datang, setidaknya aku bertemu dengan banyak dari mereka saat kita telah berada di lokasi kunjungan.

Aku dan beberapa anggota Angels Assistant

Panti Asuhan Bayi Sehat Muhammadiyah adalah kunjungan pertamaku dengan Angels Assistant. Kami berfoto di depan pintu masuknya (yang satu ini tak mungkin kelupaan ), menyerahkan paket yang kami bawa, dan berharap dapat melakukan acara dengan anak-anak penghuni panti asuhan. Namun ternyata kami datang pada waktu yang tidak tepat sebab saat ini adalah jam istirahat mereka.

Tidak dapat mengadakan acara seperti yang direncanakan sebelumnya di panti asuhan itu, kami pun masuk ke ruangan yang ternyata adalah ruangan untuk bayi. Sebagian cewek-cewek Angels Assistant pun mulai beraksi dengan naluri keibuannya. Berusaha mengagumi ciptaan Tuhan yang sangat indah, anak bayi, sambil berusaha mengabadikan momen spesial itu dengan kamera ponsel mereka. Di lantai yang sama namun di ruangan yang berbeda, ternyata ada beberapa anak kecil (mungkin usianya sekitar 3-5 tahun) yang sepertinya tidak terlalu tertarik untuk tidur siang. Akhirnya kami pun beramah- tamah dengan mereka sambil memberikan sogokan berupa makanan ringan agar mereka bisa kami gendong ataupun ajak main-main.

Hampir sebulan berlalu hingga kegiatan Angels Assistant berikutnya kami lakukan. Kegiatan kali ini kami lakukan ke Panti Asuhan Rumah Kasih yang berlokasi di daerah Lembang, Bandung. Kunjungan ini cukup mengesankan sebab kami dapat berbagi, bernyanyi, dan bermain dengan para penghuni panti asuhan. Usia mereka cukup beragam, mulai dari sekitar 3 tahunan hingga dewasa, dan.. ibu yang mendirikan panti inilah yang menjadi bunda mereka selama ini. Merasakan keceriaan mereka dan berbagi dengan mereka sungguh sebuah pengalaman yang sangat berharga.

Akhir bulan berikutnya semakin dekat dan demikian juga dengan kegiatan Angels Assistant. Kegiatan kali ini adalah kegiatan paling melelahkan yang pernah aku ikuti bareng Angels Assistant, namun juga yang paling berkesan, keliling Bandung jalan kaki sambil membagikan makanan dan sekotak susu. Berbagi dengan orang-orang yang benar-benar membutuhkan di jalanan dan melihat ekspresi wajah mereka. Berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan dan melihat bagaimana mereka bersyukur dan berterima kasih terlepas dari keadaan mereka. Berbagi dan memberi dan merasa senang atas apa yang kau lakukan.

Tiga kali aku mengikuti kegiatan bersama Angels Assistant rasanya tidak akan cukup untuk mewakili banyak lagi kegiatan yang dapat Angels Assistant lakukan. Ingin rasanya ikut lagi di kunjungan-kunjungan berikutnya. Namun, keberadaanku di kota Bandung ini hanyalah sementara dan pernah menjadi bagian dari Angels Assistant adalah hal yang sangat berkesan bagiku.

Salam,

Agus Praditya Tampubolon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s