Coretan untuk Alma

Ia tidak mengeluh dengan kehidupan yang harus dijalani, bahkan tetap menebarkan senyumnya tanpa pamrih. Sedangkan kita sendiri terkadang tidak mengucap syukur kepada Tuhan dan mengeluh jika kondisi kita tidak sesuai dengan yang diharapkan. -Arandhita Prascylia

“Kakaaaa”, teriak seorang bocah yang langsung memeluk kami satu per satu diiringi senyum girang di wajahnya. Namanya Abel, seorang bocah lelaki yang lucu dan menggemaskan, ia merupakan satu dari kesekian anak yang menghabiskan waktu kesehariannya di Panti Asuhan Alma. Entah mengapa melihat senyum riangnya saja sudah mampu membuat rasa lelah yang melanda kami hilang dalam sekejap. Dengan penuh semangat Abel membantu kami membawa beberapa barang masuk ke dalam Panti Asuhan Alma, dan semua anak-anak yang berada di dalam pun berhamburan keluar dengan senyum malu di wajah mereka.

Me & Abel

Begitu tiba di dalam ruangan, masih dengan wajah yang diliputi rasa malu, mereka menyebutkan namanya satu per satu. Beberapa nama diantaranya yaitu: Abel, Niko, Tian, Wahyu, Paulin, Leli, Seren, Gangga, Sisil, Indah. Kami mengawali acara dengan melakukan games yang sederhana yang bertujuan untuk mencairkan suasana dan mengakrabkan satu sama lain. Mereka benar-benar lucu dan riang, masih tergambar jelas antusiasme mereka dalam mengikuti seluruh games yang kami siapkan. Acara dilanjutkan dengan pembacaan cerita yang dibawakan oleh Kak Dian. Anak-anak yang lugu ini begitu serius mendengarkan cerita demi  cerita yang dibawakan.

Anak-anak di Panti Asuhan Alma sedang asyik mendengarkan cerita

Untuk menutup acara, kami menyiapkan kertas lipat untuk membuat origami dan gambar-gambar, hal ini bertujuan untuk mengembangkan dan menuangkan ide kreativitas anak-anak dalam membayangkan dan membuat sesuatu. Sisil yang langsung membuat kapal-kapalan ternyata mampu memicu anak-anak yang lainnya menjadi semangat untuk menciptakan imajinasi yang ada di pikiran mereka. Ada yang membuat anjing, handphone, laptop, dan gambar lainnya. Gadis kecil bernama Seren mendekat seraya berkata, “Kak Dita liat nih rumah Seren, bagus lho ada kolam renangnya juga”. Sisil juga tidak mau kalah menunjukkan hasil karyanya.  Gangga, gadis kecil berumur 6 tahun yang sangat pintar dan pemalu, mulai mendekat dan berkata, “Kak, aku mau dibuatin handphone Blackberry dong 2 buah ya”. Aku langsung membuat 2 buah handphone dari kertas lipat berwarna warni. Saat kedua buah handphone hasil karyaku diberikan kepada Gangga, sungguh hal yang mengejutkan karena gadis kecil ini ternyata hanya meminta satu saja sedangkan yang satunya lagi dikembalikan, dengan tujuan agar kami bisa saling berkomunikasi setelah pulang nanti.

Me & Gangga

Malu rasanya melihat perilaku gadis kecil ini yang  mau menerima dengan tulus dan berbagi. Ia tidak mengeluh dengan kehidupan yang harus dijalani, bahkan tetap menebarkan senyumnya tanpa pamrih. Sedangkan kita sendiri terkadang tidak mengucap syukur kepada Tuhan dan mengeluh jika kondisi kita tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Saat untuk berpamitan pulang pun tiba, raut wajah kecewa tergambar jelas di wajah mereka karena masih ingin bermain dan menghabiskan waktu bersama kami. Gangga langsung memelukku dan enggan melepasnya. Ketika kami beranjak keluar, Gangga langsung menarikku kembali ke dalam kamar dan memintaku untuk tidak pulang dan menemaninya disini. Sedih mendengar permintaan polosnya, namun aku mencoba memberi pengertian kalau kami tidak bisa tinggal disini karena masih banyak hal yang perlu dikerjakan di luar sana. Akhirnya ia menyerah dan berpesan akan meneleponku nanti setiba di rumah, aku cuma bisa tersenyum mengingat kunjungan tadi. Sebenarnya perjumpaan kami dengan malaikat-malaikat kecil ini sudah mampu mengetuk hati untuk bisa belajar lebih bersyukur karena mereka adalah pribadi yang kuat, tidak pernah mengeluh dengan kekurangan yang mereka miliki.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s